/* Starts Menu Sideabr Jquery melayang by tutorialbelajarblogger.blogspot.com Starts*/ ul#navigation { position:fixed; margin: 0px; padding: 0px; top: 55px; left: 0px; list-style: none; z-index:9999; } ul#navigation li { width: 100px; } ul#navigation li a { display: block; margin-left: -2px; width: 100px; height: 50px; background-color: #ffffff; background-repeat:no-repeat; background-position:center center; border:1px solid #fff; -moz-border-radius:0px 10px 10px 0px; -webkit-border-bottom-right-radius: 10px; -webkit-border-top-right-radius: 10px; -khtml-border-bottom-right-radius: 10px; -khtml-border-top-right-radius: 10px; -moz-box-shadow: 0px 4px 3px #000; -webkit-box-shadow: 0px 4px 3px #000; opacity: 0.9; filter:progid:DXImageTransform.Microsoft.Alpha(opacity=90); } ul#navigation .home a{ background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSBUS_SeDw-VK-gv8KtEEgFWRK_FH8tnstYaA-5PeSjEc9cU7cmdNHbvruvCUCpEIYdYT8v2OokgU5oBFrO36Wf4qwHw78pN30Hco63dHUQagkB9G9k7UvrYVfx_PLFUhZIr4Jo7YagaY/s1600/home.png); } ul#navigation .about a { background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVKUWY14psk508ohrXN5q-hyTK98BAaM-zw_lB6gZ-8yHsoT0wxhcBhlqmlEN3554-45d8D-u1hgwPtm2HJQYyvy-dM0Z7WIxZTFkcjFqalalJEh4CH4YwC_7-9z71J1Jjp8p5mfOuJ14/s1600/konco.png); } ul#navigation .rss a { background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaoR-2ZXjVI8Z4dj_KUF7nr5tHyTD3wEB_SI0bOBUzLdogoRh6ZLptXgetVifO0yK29T8wQgRsbapLiep5tD3JrZVjdajaPhOzcVI3GuubsbMwY2KnJvB7lW-bYp01xcAuAXtRWhZ2wj8/s1600/rss.png); } ul#navigation .mail a { background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnLrbUnPsgIFdVP0F4i2BMgJnwtn0XQTH1Me7SHoxmngLgD3MQF_ynR40VMRxEFedn4wUszHKxlQs22nbojcmBV3PysERV9XPeZ2WqeJf00eqtvXRCZHMLYqJjI77nWQXcGHgK9xBUblE/s1600/mail_receive.png); } ul#navigation .facebook a { background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUEj9k4wDp9DSNsXWezV6PJbabgjYqvMXaPT7VCXlanEpb6c9KlVie7iC4Eh1K8G41iQaklwzSIIOG_yv2KlhASUJN-AKLv1ZijHnBtAkjL2sgEFLTpMQ2QIEQiD7dfBteBLfiFd4YXtI/s1600/about.png); } ul#navigation .twitter a { background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfR_DkHqjX0XvYEF7k4TF0pXX6ZKhTxl3jUBAZYeY_ShKX-BxmKvwnK9qsm-LRAmfl4RplkJAN9xD1W9mBHk6e4_bzT6aOvM4CQm8801wK33PzrGt3K2K0gFKf8X7yFxv0B_qlRLdpXOc/s1600/twitter.jpg); } ul#navigation .youtube a { background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5YPb0-ZmnI3FAG68RgmV-kbyPXuVFfi2XBN6fpG_cZRkQTkAuIKoB9cKz74xniMFe33qhaIedUIQzq0ozB2EEDiij0JZdHpo9_2LbCyIphNQ2lKy2x1UMdaTND797Fg76v8FqMM5N6-U/s1600/You+Tube.png); } ul#navigation .googleplus a { background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbXKe1XlVYKxCabU0xNHZeN2Q_F3iG1Hu3mi00wDmpQfJUcmO8XLKKSAmPuLat9Hn1uIUab1ZNaJ_AEILaSk-fY5iR067KgErI5v2G6ZVsoIpKbnh11fH5I-uot6oCfrXcoZG9eoldoH4/s1600/google+plus+circle.jpeg); } ul#navigation .yahoo a { background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLFoQASvyi5x2ljbxR41wGFlA03udYDTbnVJvoJq17x4_sjIkDKeS2T5LBZrECXaVwnfIGTpN4QXiwOGvy2wpw9MIIesJ5CXvvJCtNqL8GM6Q2Qm0VBSSlmASUlsMCjLEXpk36eQSqIaE/s1600/yahoo+icon.jpg); } /* End Menu Sideabr Jquery melayang by tutorialbelajarblogger.blogspot.com End*/ #loadhalaman {position:fixed;opacity:0.93;top:0;left:0;background-color:#000;z-index:9999;text-align:center;width:100%;height:100%;padding-top:20%;color:#000;display:none;} .loadball {background-color: transparent;border:5px solid rgb(240 ,0 , 0);border-right:5px solid transparent;border-left:5px solid transparent;border-radius:50px;box-shadow: 0 0 35px rgb(255 ,0 , 0);width:50px;height:50px;margin:0 auto;-moz-animation:spinPulse 1s infinite ease-in-out;-webkit-animation:spinPulse 1s infinite linear;} .loadball-2 {background-color: transparent;border:5px solid rgb(240 ,0 , 0);border-left:5px solid transparent;border-right:5px solid transparent;border-radius:50px;box-shadow: 0 0 15px rgb(255 ,0 , 0);width:30px;height:30px;margin:0 auto;position:relative;top:-50px;-moz-animation:spinoffPulse 1s infinite linear;-webkit-animation:spinoffPulse 1s infinite linear;} @-moz-keyframes spinPulse {0% { -moz-transform:rotate(160deg); opacity:0; box-shadow:0 0 1px rgb(255, 0, 0)}50% { -moz-transform:rotate(145deg); opacity:1; }100% { -moz-transform:rotate(-320deg); opacity:0; }} @-moz-keyframes spinoffPulse {0% { -moz-transform:rotate(0deg); } 100% { -moz-transform:rotate(360deg); }} @-webkit-keyframes spinPulse {0% { -webkit-transform:rotate(160deg); opacity:0; box-shadow:0 0 1px rgb(255, 0, 0)} 50% { -webkit-transform:rotate(145deg); opacity:1;} 100% { -webkit-transform:rotate(-320deg); opacity:0; }} @-webkit-keyframes spinoffPulse {0% { -webkit-transform:rotate(0deg); } 100% { -webkit-transform:rotate(360deg); }}

Senin, 13 Desember 2010

elektronika

Pengertian Elektronika

adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/teknik elektronika dan instrumentasi.

Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika ini biasanya disebut sebagai peralatan elektronik (electronic devices). Contoh peralatan/ piranti elektronik ini: Tabung Sinar Katoda (Cathode Ray Tube, CRT), radio, TV, perekam kaset, perekam kaset video (VCR), perekam VCD, perekam DVD, kamera video, kamera digital, komputer pribadi desk-top, komputer Laptop, PDA (komputer saku), robot, smart card, dll.

Resistor

adalah komponen elektronik dua saluran yang didesain untuk menahan arus listrik dengan memproduksi penurunan tegangan diantara kedua salurannya sesuai dengan arus yang mengalirinya, berdasarkan hukum Ohm:

Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).

Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat diboroskan. Karakteristik lain termasuk koefisien suhu, desah listrik, dan induktansi.

Resistor dapat diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit cetak, bahkan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit, resistor harus cukup besar secara fisik agar tidak menjadi terlalu panas saat memboroskan daya.

Simbol (IEE, IEC, EU)
(US, JP) Tipe Komponen pasif Kemasan Dua kaki Fungsi Menahan arus listrik

Warna

Pita pertama

Pita kedua

Pita ketiga
(pengali)

Pita keempat
(toleransi)

Pita kelima
(koefisien suhu)

Hitam

0

0

× 100

Cokelat

1

1

×101

± 1% (F)

100 ppm

Merah

2

2

× 102

± 2% (G)

50 ppm

Oranye

3

3

× 103

15 ppm

Kuning

4

4

× 104

25 ppm

Hijau

5

5

× 105

± 0.5% (D)

Biru

6

6

× 106

± 0.25% (C)

Ungu

7

7

× 107

± 0.1% (B)

Abu-abu

8

8

× 108

± 0.05% (A)

Putih

9

9

× 109

Emas

× 10-1

± 5% (J)

Perak

× 10-2

± 10% (K)

Kosong

± 20% (M)

Ohm (simbol: Ω) adalah satuan SI untuk resistansi listrik, diambil dari nama George Simon Ohm. Biasanya digunakan prefix miliohm, kiloohm dan megaohm.

trimpot

Sebuah trimmer miniatur komponen elektrik yang bisa diatur/disetel. Ini berarti bisa di setel supaya tepat ketika beberapa piranti dipasangkan, dan tak akan dilihat atau di atur/setel oleh pengguna. Trimmer dapat berupa variable resistors (potensiometer) atau variable kapasitor.

Komponen ini biasanya digunakan pada rangkaian yang memiliki kecermatan seperti Audio/Video komponen, dan mungkin diperlukan untuk diatur/disetel ketika ada perbaikan. Tidak seperti pengatur lainnya, trimmer dipasangkan langsung di papan rangkaian, dan diatur/disetel dengan obeng kecil dan hanya beberapa kali penyesuaian.

Pada tahun 1952, Marlan Bourns mematenkan penemuannya di dunia pertamakalinya dengan nama trimming potentiometer, merek "trimpot".

LDR (Light Dependet Resistor)

LDR adalah suatu komponen elektronika yang bersifat resistif, dimana nilai reisitansi dipengaruhi oleh intensitas cahaya yang diterimanya.
Bila LDR dibawa dari ruangan dengan intensitas cahaya tertentu ke ruangan dengan intensitas cahaya yang lemah, maka nilai resistansinya akan berubah secara perlahan-lahan dalam selang waktu tertentu .
Laju perubahan merupakan ukuran yang paling tepat untuk menunjukkan perubahan resistansi dalam selang waktu tetentu. Besar laju perubahan yang diberikan dinyatakan dalam satuan /detik. Untuk LDR
WK tipe arus harganya lebih dari K/detik, diukur selama 20 menit pertama mulai dari level cahaya 1000 lux. perubahan resistansi ini akan lebih besar nilainya pada arah sebaliknya yaitu dari tempat yang gelap ke tempat yang terang dengan intensitas cahaya sekitar 300 lux, akan memerlukan waktu 10 milidetik untuk mencapai nilai resistansi yang setaradenagn level kuat cahaya 400 lux.
Sesnsifitas LDR tidak sama untuk setisp panjang gelombang cahaya yang jatuh padanya. Kurva pada gambar 2-5 menunjukkan hubungan antara sensifitas LDR dengan panjang gelombang cahaya yang disebut karakteristik respon spektrum LDR
Dalam aplikasi rangkaian elektronika, LDR banyak dipakai sebagai alat pengindra cahaya. Penggunaannya antara lain sebagai saklar cahaya, mengukur
Kecepatan dan intensitas cahaya dan lain-lain.

NTC

adalah jenis resistor yang akan mengecil nilai resistansinya ketika terjadi kenaikan suhu lingkungannya. dengan demikian NTC dapat digunakan sebagai sensor untuk mengendalikan nyala heater (pemanas). Rangkaian untuk mengendalikan heater adalah seperti terlihat pada Gambar 1. Pada rangkaian Gambar 1, NTC digunakan bersama resistor sebagai rangkaian pembagi tegangan. Ketika suhu di sekitar NTC naik, maka tegangan pada masukan inverting (-) akan ikut naik. Jika kenaikan tegangan pada masukan inverting melampaui masukan non-inverting (+), maka output op-amp akan rendah, sehingga relay akan mati sehingga saklar terputus yang akan mematikan heater. Untuk mengatur batas suhu yang kita inginkan, maka nilai R2 dapat ditala pada harga tertentu. Rangkaian ini disebut juga sebagai rangkaian on-off controller, yang dapat digunakan untuk mengatur suhu, namun histeresisnya cukup besar.

Dioda memiliki fungsi yang unik yaitu hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja. Struktur dioda tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi N.

Ada beberapa macam jenis dioda, yaitu: dioda penyearah, dioda penyetabil/zener, dioda led/dioda lampu.

Dioda Penyearah Dioda ini digunakan sebagai penyearahkan arus dari AC ke DC, Banyak digunakan pada rangkaian regulator atau rangkaian elektronik lainnya. Ukurannya ada yang 0,5 A, 1A, 2A, atau 5A. Untuk mengetahui ukuran ampernya biasanya di ketahui dari no seri.

Dioda zener

Dioda zener biasanya digunakan untuk menyetabilkan arus. Namun arus yang dihasilkan sangat kecil, sehingga dioda zener tidak akan mampu jika digunakan pada rangkaian power suplly untuk mensuplay amplifier.

Dioda led

LED adalah singkatan dari Light Emiting Dioda, merupakan komponen yang dapat mengeluarkan emisi cahaya. Biasanya digunakan sbagai indicator pada suatu rangkaian elektronik. Ada berbagai warna yang dihasilkan oleh led ini, dari satu warna, dua warna atau bahkan ada yang tiga warna

LED sering dipakai sebagai indikator yang masing-masing warna bisa memiliki arti yang berbeda. Menyala, padam dan berkedip juga bisa berarti lain. LED dalam bentuk susunan (array) bisa menjadi display yang besar. Dikenal juga LED dalam bentuk 7 segment atau ada juga yang 14 segment. Biasanya digunakan untuk menampilkan angka numerik dan alphabet.

Kondensator

Kondensator atau sering disebut sebagai kapasitor adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebut Farad dari nama Michael Faraday. Kondensator juga dikenal sebagai "kapasitor", namun kata "kondensator" masih dipakai hingga saat ini. Pertama disebut oleh Alessandro Volta seorang ilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa Itali condensatore), berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan suatu muatan listrik yang tinggi dibanding komponen lainnya. Kebanyakan bahasa dan negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris masih mengacu pada perkataan bahasa Italia "condensatore", bahasa Perancis condensateur, Indonesia dan Jerman Kondensator atau Spanyol Condensador.

  • Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.

Lambang kondensator (mempunyai kutub) pada skema elektronika.

  • Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya, kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju.

Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika.

Namun kebiasaan dan kondisi serta artikulasi bahasa setiap negara tergantung pada masyarakat yang lebih sering menyebutkannya. Kini kebiasaan orang tersebut hanya menyebutkan salah satu nama yang paling dominan digunakan atau lebih sering didengar. Pada masa kini, kondensator sering disebut kapasitor (capacitor) ataupun sebaliknya yang pada ilmu elektronika disingkat dengan huruf (C).

Kondensator elektrolit atau Electrolytic Condenser (sering disingkat Elco) adalah kondensator yang biasanya berbentuk tabung, mempunyai dua kutub kaki berpolaritas positif dan negatif, ditandai oleh kaki yang panjang positif sedangkan yang pendek negatif atau yang dekat tanda minus ( - ) adalah kaki negatif. Nilai kapasitasnya dari 0,47 µF (mikroFarad) sampai ribuan mikroFarad dengan voltase kerja dari beberapa volt hingga ribuan volt.

Berbagai macam lambang gambar untuk Kapasitor Elektrolit pada skema elektronika :

Induktor


Beberapa jenis induktor harga rendah.

Simbol

Tipe

Pasif

Pembuatan pertama

Michael Faraday(1831)

Sebuah induktor atau reaktor adalah sebuah komponen elektronika pasif (kebanyakan berbentuk torus) yang dapat menyimpan energi pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnet ditentukan oleh induktansinya, dalam satuan Henry. Biasanya sebuah induktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi kumparan, lilitan membantu membuat medan magnet yang kuat didalam kumparan dikarenakan hukum induksi Faraday. Induktor adalah salah satu komponen elektronik dasar yang digunakan dalam rangkaian yang arus dan tegangannya berubah-ubah dikarenakan kemampuan induktor untuk memproses arus bolak-balik.

Sebuah induktor ideal memiliki induktansi, tetapi tanpa resistansi atau kapasitansi, dan tidak memboroskan daya. Sebuah induktor pada kenyataanya merupakan gabungan dari induktansi, beberapa resistansi karena resistivitas kawat, dan beberapa kapasitansi. Pada suatu frekuensi, induktor dapat menjadi sirkuit resonansi karena kapasitas parasitnya. Selain memboroskan daya pada resistansi kawat, induktor berinti magnet juga memboroskan daya didalam inti karena efek histeresis, dan pada arus tinggi mungkin mengalami nonlinearitas karena penjenuhan.

Sebuah contoh girator yang mensimulasikan induktansi, dengan rangkaian ekivalen dibawahnya.

Fungsi utama dari girator adalah untuk mensimulasi unsur induktif pada sirkuit elektronik kecil atau sirkuit terintegrasi. Sebelum penemuan transistor, lilitan kawat dengan induktansi tinggi digunakan untuk membuat tapis elektronik. Induktor yang sebenarnya dapat digantikan dengan rangkaian yang lebih kecil yang terdiri dari kondensator, penguat dan resistor. Hal ini sangat penting pada teknologi sirkuit terintegrasi karena induktor biasanya secara relatif sangat besar. Selain itu, pada kenyataannya, kondensator yang ada biasanya lebih dekat kepada keadaan ideal daripada induktor. Karena itu, sebuah induktor sintetik terbuat dari girator mungkin jauh lebih dekat pada induktor ideal daripada yang bisa dilakukan dengan induktor sebenarnya. Selain itu, penggunaan girator mungkin menambah kualitas jaringan tapis daripada jika menggunakan induktor. Faktor Q dari sebuah induktor sintetis juga dapat ditentukan dengan mudah. Walaupun begitu, girator tidak dapat menggantikan induktor yang digunakan untuk menimbulkan efek 'flyback', seperti pembuatan gaya elektromotif lawan yang besar saat terjadi perubahan arus.

Dioda


Foto dari dioda semikonduktor

Simbol


Tipe

Komponen aktif

Kategori

Semikonduktor (dioda kristal)
Tabung hampa (dioda termionik)

Penemu

Frederick Guthrie (1873) (dioda termionik)
Karl Ferdinand Braun (1874) (dioda kristal)

Berbagai dioda semikonduktor, bawah adalah penyearah jembatan

Struktur dari dioda tabung hampa

Dalam elektronika, dioda adalah komponen aktif bersaluran dua (dioda termionik mungkin memiliki saluran ketiga sebagai pemanas). Dioda mempunyai dua elektroda aktif dimana isyarat listrik dapat mengalir, dan kebanyakan dioda digunakan karena karakteristik satu arah yang dimilikinya. Dioda varikap (VARIable CAPacitor/kondensator variabel) digunakan sebagai kondensator terkendali tegangan.

Sifat kesearahan yang dimiliki sebagian besar jenis dioda seringkali disebut karakteristik menyearahkan. Fungsi paling umum dari dioda adalah untuk memperbolehkan arus listrik mengalir dalam suatu arah (disebut kondisi panjar maju) dan untuk menahan arus dari arah sebaliknya (disebut kondisi panjar mundur). Karenanya, dioda dapat dianggap sebagai versi elektronik dari katup pada transmisi cairan.

Dioda sebenarnya tidak menunjukkan kesearahan hidup-mati yang sempurna (benar-benar menghantar saat panjar maju dan menyumbat pada panjar mundur), tetapi mempunyai karakteristik listrik tegangan-arus taklinier kompleks yang bergantung pada teknologi yang digunakan dan kondisi penggunaan. Beberapa jenis dioda juga mempunyai fungsi yang tidak ditujukan untuk penggunaan penyearahan.

Awal mula dari dioda adalah peranti kristal Cat's Whisker dan tabung hampa (juga disebut katup termionik). Saat ini dioda yang paling umum dibuat dari bahan semikonduktor seperti silikon atau germanium.

Jenis-jenis dioda semikonduktor

Dioda

Dioda zener

LED

Dioda foto

Dioda terobosan

Dioda varaktor

Dioda Schottky

SCR

Simbol berbagai jenis dioda

Kemasan dioda sejajar dengan simbolnya, pita menunjukkan sisi katoda

SCR

singkatan dari Silicon Control Rectifier. Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali. SCR atau Tyristor masih termasuk keluarga semikonduktor dengan karateristik yang serupa dengan tabung thiratron. Sebagai pengendalinya adalah gate (G). SCR sering disebut Therystor. SCR sebetulnya dari bahan campuran P dan N. Isi SCR terdiri dari PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut PNPN Trioda.

Logo pada skema elektronik untuk SCR:

Guna SCR:

  • Sebagai rangkaian Saklar (switch control)
  • Sebagai rangkaian pengendali (remote control)

Diagram dan skema SCR:

Ada tiga kelompok besar untuk semikonduktor ini yang sama-sama dapat berfungsi sebagai Saklar (Switching) pada tegangan 120 volt sampai 240 volt. Ketiga kelompok tersebut adalah SCR ini sendiri, DIAC dan TRIAC.

Transistor

Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.

Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal. Tegangan atau arus yang dipasang di satu terminalnya mengatur arus yang lebih besar yang melalui 2 terminal lainnya. Transistor adalah komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara, sumber listrik stabil, dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate, memori, dan komponen-komponen lainnya.

Jenis-jenis transistor

PNP

P-channel

NPN

N-channel

BJT

JFET

KELOMPOK 4

KELAS VIII-1

SMP NEGERI 4 BALIKPAPAN BARAT

J TERIMAKASIH TELAH MEMBACA KLIPING KAMI J

SEMOGA BERMANFAAT

GOOD LUCK

Nolatira.blogspot.com

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

terimakasih telah berkunjung sob